Home  |  About  |  Publication  |  TechNet Wiki


Belajar dari SNSD (So Nyeo Shi Dae) – Part 2

Melanjutkan tulisan sebelumnya di Part 1, benarkah ada hal-hal yg bisa kita pelajari dari Grup Vocal Wanita No. 1 di Asia ini? Kaum antis / haters pastinya akan segera menjawab “Tidak Ada!”, mereka kemungkinan malah akan mengungkapkan tentang lipsync, operasi plastik, ataupun hal2 negatif lainnya. Padahal jika kita menyimak sepak terjang SNSD ini di dunia entertainment dengan mata yg terbuka serta sebuah pikiran yg positif, akan terlihat dgn jelas bahwa banyak hal yg justru bisa kita jadikan bahan pembelajaran daripada sekedar memperdebatkan wacana kosong tentang lipsync, oplas ataupun kebodohan2 lainnya yg senantiasa dilontarkan para antis / haters.

Sebuah Kerja Keras

Yaps.. Kerja-keras SNSD adalah faktor utama yg seharusnya bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi kita. Cara yg paling mudah untuk melihat hasil kerja keras ini adalah dengan menyimak secara baik2 dance/koreografi yg mengiringi lagu pada setiap penampilan mereka. Akan terlihat jelas bahwa koreografi yg mereka peragakan membutuhkan latihan yg serius dan tidak main2! Berikut ini bbrp diantaranya.

Into the New World (Original / Dance Version)

Ini adalah lagu debut SNSD di tahun 2007. Jika dilihat sepintas, perform untuk lagu ini mungkin terkesan biasa2 saja. Apalagi kaum pria yg pastinya hanya akan terpesona melihat sederetan paha2 mulus nan indah yg menari2. Tapi cobalah untuk menyimak lebih dalam lagi pada dance untuk lagu yg berdurasi hampir 4 menit ini. Temponya relatif cepat, sangat energetic, serta memiliki tingkat kesulitan yg tinggi! Simaklah 30 detik pertama, akan terlihat beragam variasi gerakan yg sulit seperti misalnya memutar 360 derajat berikut pola positioning tiap2 member yg acak. Salah sedikit saja maka pergerakan seluruh personel jelas bisa terganggu.

Perhatikan juga betapa rumitnya variasi gerakan cepat untuk 10 detik terakhir yg sekaligus menjadi penutup dance di lagu ini. Hingga saat SNSD memperagakan dance ini, lagunya sendiri hampir pasti dibawakan secara lipsync. Namun menurut saya sendiri, urusan lipsync dalam lagu ini adalah hal yg teramat sangat wajar, tentunya dengan mengingat tingkat kerumitan dan kesulitan pada dance-nya. Apalagi jika kita perhatikan bahwa lipsync yg diperagakan SNSD bisa dibilang perfect karena selalu sinkron antara gerakan mulut dan liriknya alias bukan sekedar lipsync asal2an saja.

Grup vocal K-Pop lainnya pastinya ada juga yg memiliki dance yg rumit seperti ini. Tapi perhatikanlah jumlah personelnya. Sebuah dance tentunya akan memiliki tingkat kesulitan yg lebih tinggi jika dibawakan dgn jumlah personel yg lebih banyak.

into the new world is a very difficult song to perform… there’s a lot of jumping around and those kind of dance requires a lot of energy.. (Jennifer2k89 | 6theory.com)

Into the New World (Remix Version)

Ini adalah versi remix untuk lagu Into the New World yg juga hampir pasti dibawakan secara lipsync oleh SNSD jika mereka perform. Tingkat kesulitan dan kerumitan dance pada versi remix ini jauh lebih tinggi dibandingkan versi aslinya. Saya gak akan nulis panjang lebar untuk versi remix ini, silakan simak saja baik2 lewat video-nya yg banyak ditemukan di Internet.

Rino Nakasone yg merupakan salah seorang koreografer untuk bbrp dance SNSD sempat berkomentar bahwa hanya dgn melihat video untuk dance ini saja, dia sudah merasa kelelahan.

the remix version requires more energy, even rino nakasone said it herself that she became exhausted by just watching this video.. (cantthinkofaname | 6theory.com)

that choreography is fast-paced + more complicated than any recent K-pop acts choreo for females (Mr.T | 6theory.com)

Into the New World (Live Version)

SNSD selalu lipsync..?? itu mungkin hanyalah pandangan orang2 yg selalu berpikiran negatif. Karena pada kenyataannya, lagu Into the New World juga sering dibawakan secara live alias tanpa lipsync! Memang ada sedikit perubahan pada dance-nya, terutama pada variasi gerakan yg rumit seperti misalnya gerakan saat ending lagu yg dihilangkan. Tapi secara garis besar variasi gerakannya tetap sama dgn versi aslinya. Sebuah dance yg rumit dgn tingkat kesulitan yg tinggi namun SNSD bernyanyi secara live! Butuh pembuktian? silakan pasang earphone lalu simak baik2 video pada link youtube berikut ini.

Bbrp hal menarik yg harus diperhatikan pada perform tsb.

  • Perhatikan pada menit 02.25, saat suara Jessica keteteran. Sumbangnya suara Jessica ini menjadi bukti bahwa SNSD bukanlah sebuah group vocal yg hanya mengandalkan lipsync semata. Saya secara pribadi tidak mencela hal ini karena menurut saya hal seperti ini sangat wajar, tentunya dengat mengingat bahwa mereka tidak diam saat bernyanyi namun sambil memperagakan dance yg cepat dan rumit serta membutuhkan stamina yg tidak main2.
  • Menit 1.43, sesaat sebelum Hyoyeon dan Yuri solo dance, perhatikan bahwa mereka menitipkan mic-nya pada rekan disebelahnya lalu mengambilnya kembali setelah solo dance-nya selesai. Hal yg tampak sederhana ini mungkin jarang diperhatikan orang, padahal jika dicermati melakukan hal sederhana seperti ini termasuk sulit untuk dilakukan!
  • Karena bernyanyi live, maka satu tangan mereka harus memegang mic. Dan semua member memegang mic ditangan yg sama, jika tangan kiri maka semuanya tangan kiri. Pada beberapa variasi gerakan, adakalanya mereka juga harus memindahkan posisi mic ke tangan kanan, dan hal ini dilakukan secara seragam. Lupa pindah posisi mic bisa berakibat fatal karena gerakan2 dance-nya yg bertumpu ke tangan yg satu lagi..

the microphone passing is like amazing…they coordinate with each other so well! (zhongqin1031 | youtube.com)

Hoot

Dance pada lagu ini mengandalkan variasi gerakan tangan, kaki, serta bahu yg berkesinambungan. Positioning-nya mungkin sederhana, tapi pergerakan tangan dan bahu, terutama pada variasi gerakan “memanah” saat reff yg ditambah dgn perpindahan posisi membuat variasi gerakan dance ini menjadi rumit!

Jgn lupakan juga saat mereka perform secara live dimana salah satu tangan harus memegang mic membuat dance pada lagu ini jelas punya tingkat kesulitan yg relatif tinggi!

arrow dance is easy but doing the arrow dance while switching places and creating v formation all at the same time is complicated.. (AllkpopkllA | 6theory.com)

Run Devil Run

Dilihat sepintas, apalagi kalo kita melihat MV-nya, dance untuk lagu ini terlihat biasa saja. Namun jika kita lihat saat mereka perform diatas panggung, akan terlihat dgn jelas bahwa koreografi lagu Run Devil Run yg dirancang oleh Lisette Bustamante ini punya tingkat kesulitan yg tinggi!

Dari video tersebut, perhatikanlah mulai detik ke-12, akan terlihat dgn jelas bahwa positioning untuk dance pada lagu ini benar2 dibikin acak! Dilanjutkan hingga detik ke-40 menyusun formasi V lalu kembali dibikin acak hingga di menit 01.08 menyusun formasi V kembali namun dgn arah terbalik. Dan variasi gerakan yg rumit ini mereka pertahankan hingga lagu selesai. Hebatnya dance yg rumit ini mereka peragakan sambil mengenakan sepatu ber-hak tinggi dan tentunya sambil bernyanyi secara live!

being a dancer myself, can i just say, that their formations look extremely difficult to do. and they’re singing live! (rightATRIUMZ | youtube.com)

… dan tentunya masih banyak lagi dance untuk lagu2 SNSD lainnya yg sekilas tampak sederhana namun jika disimak dgn seksama ternyata punya tingkat kesulitan yg relatif tinggi. Seperti misalnya dance untuk lagu Gee yg bertempo cepat, ataupun dance untuk lagu The Great Escape dimana posisi tiap2 member yg selalu berubah setiap bbrp detik.

Jgn lupakan juga bahwa pada bbrp moment tertentu, SNSD hanya perform dgn jumlah personel yg tidak lengkap. Saat salah seorang member absen, maka member2 lainnya dgn cepat bisa merubah dan menyesuaikan koreografi agar tetap serasi diatas panggung. Mudahkah merubah ataupun menyesuaikan koreografi untuk dance yg rumit dalam waktu yg relatif singkat? hanya sebuah kerja keras yg dapat menyelesaikannya :)

SNSD is a good example.. they are very versatile.. they can drastically change their choreography style for different songs.. (doggyji | asiafinest.com)

i was amazed by their dancing & how synchronized they were.. (jingaling! | Soshified)

Dan demikian sekedar beberapa contoh saja untuk menunjukan bahwa jika kita mau berpikir secara jernih, cukup dengan mengamati bbrp saja dari sekian banyaknya perform mereka maka mestinya kita semua sudah bisa menilai bahwa apa yg ditampilkan oleh SNSD tersebut jelas tidak mungkin untuk dibuat dalam waktu yg instan. Butuh latihan ekstra, disiplin, pengorbanan, serta keseriusan untuk mencapainya. Atau dengan kata lain butuh apa yg namanya perjuangan serta kerja keras.. dan hal inilah yg mestinya bisa dijadikan bahan pembelajaran bagi kita semua :)

we want our performance to be perfect, so even if i have to stay up to practice with my unnies, even if it’s really tiring, i know it is worth it.. (Yoona | SNSD)

Semangat Untuk Terus Maju

Faktor kedua dari SNSD yg layak untuk kita pelajari adalah mereka punya semangat yg tinggi untuk senantiasa maju terus dan tidak putus ditengah jalan. Masa 2 tahun pertama dari sejak debut adalah masa yg lumayan suram dimana SNSD selalu dihujani dgn beragam kritik pedas termasuk celaan yg terutama datang dari kaum antis / haters. Bahkan hingga saat ini cacian hingga hinaan tsb terus bermunculan setiap detiknya. Lalu, apakah mereka berhenti ditengah jalan lalu putus asa? jelas tidak, namun tekanan demi tekanan yg mereka alami justru menjadikan sebuah cambuk bagi mereka. Apa yg salah mereka perbaiki, tentunya dgn tujuan untuk terus belajar, terus berjuang dan tetap bekerja keras. Seperti kata pepatah, sebuah kegagalan adalah awal dari sebuah kesuksesan :)

“i saw SNSD at the hospital they were getting checkups, they were falling asleep standing up.. first time i saw people sleeping standing up..” (anonymous | snsdkorean.com)

Sebuah Kebersamaan

Jumlah personel SNSD adalah 9 orang. Dari awal SNSD dibentuk hingga saat saya menyusun tulisan ini jumlahnya tetap 9 orang dengan personel yang juga tetap sama! Mempertahankan personel yang sama hingga lebih dari 5 tahun jelas bukan perkara mudah! Apalagi saat awal2 debut dimana mereka semua ditempatkan bersama dalam satu dorm (apartment). Coba bayangkan ada 9 personality yang beragam dengan tingkat egoisme-nya masing2 harus tinggal seatap. Yang namanya perselisihan pasti terjadi setiap saat, tapi mereka mampu melewatinya, tentunya dengan adanya rasa pengertian dan sifat saling mengalah.

Ikatan kekeluargaan yg terjalin diantara para personelnya ini yg menuai banyak pujian dimana2. Bagi kita, kebersamaan ini jelas patut untuk ditiru bahkan diterapkan, misalnya saja di lingkungan kerja kita. Pekerjaan seberat apapun rasanya akan terasa ringan jika dikerjakan bersama orang2 yg dekat dgn kita :)

“if there’s one thing that won’t change, it’s the fact that from the beginning to the end SNSD was ‘one’ with 9 members” (SNSD)

“happiness is doubled when you share them together and sadness is halved when you share them together..” (Yoona | SNSD)

Menghargai Fans

Bagi seorang artis, fans adalah salah satu faktor utama yg bisa menjadikan mereka terkenal. Sayangnya banyak artis yg malah seakan tidak peduli dgn fans mereka. SNSD sudah jelas bukan tipe artis seperti itu, karena salah satu hal yg membuat mereka banyak dikagumi adalah mereka selalu menghargai fans mereka yg dikenal dgn julukan SONE. Dimanapun mereka berada, SONE adalah kata yg selalu disebutkan, baik saat konser, saat interview hingga saat menerima award pun kata SONE ini adalah kata yg tidak pernah lupa mereka ucapkan, bahkan hingga berulang2!

Kedua gambar yang diambil dari video fanmade tersebut menunjukan seperti apa penghargaan SNSD bagi fans mereka. Pada gambar video yg pertama, setelah selesai perform, saat berada didalam bus yg membawa mereka, Yoona dan Hyoyeon melambaikan tangan sementara Taeyeon masih menyempatkan untuk menuliskan kata “Thank You SONE” pada iPadnya yg ditujukan untuk kerumunan fans yg kebetulan dilewati bus tersebut..

Gambar video yg kedua menunjukan kerumunan fans yg meminta tandatangan Tiffany. Namun Tiffany minta maaf dan meminta ijin untuk ke kamarnya dulu sambil berjanji akan kembali lagi. Dan hebatnya bbrp saat kemudian ternyata dia kembali lagi untuk menepati janjinya memberi tandatangan pada fans-nya..!

this is when celebrity asking a permission to fans so she can go to do something which is more urgent.. i bet no western stars or other stars will do that.. (vanbun90 | youtube.com)

Kesimpulan: Sebuah Kesuksesan di Dunia Entertainment

Sebagai sebuah grup vocal wanita, pastinya banyak yg mengira bahwa fans SNSD hanyalah kaum pria saja. Tapi kalo diperhatikan, ungkapan ini rasanya kurang tepat karena fans SNSD sebetulnya tidak hanya pria karena wanita pun turut meng-idolakan mereka. Rekan2 saya yg wanita termasuk istri dan bahkan anak perempuan saya juga senang dan merasa terhibur oleh apa yg mereka suguhkan. Sebuah video di Youtube untuk salah satu konser mereka di kota Paris sangat jelas menunjukan hal ini. Di video tersebut, perhatikanlah para wanita “non-Korea” yg ikut bergoyang menirukan dance sekaligus bernyanyi dgn gembira walaupun saya yakin mereka tidak tau seperti apa lirik lagu aslinya termasuk arti dari lagu tersebut :)

Perhatikan juga kutipan surat pembaca berikut ini yg saya ambil dari majalah anak2 Bobo edisi Januari 2012. Lihat baik2 bahwa pengirim surat tersebut adalah seorang anak kecil yg baru berusia 11 tahun!

Hal2 kecil seperti inilah yg secara tidak langsung membuktikan bahwa SNSD telah berhasil dgn perannya sebagai salah satu pelaku yg sukses di dunia Entertainment, tentunya tidak hanya bagi kaum pria namun bagi semua kalangan :)

snsd is really warmhearted.. it’s make me smile and think that i really wanted to be friend’s with them.. (britjust | snsdkorean.com)

Penutup

Kembali saya tuliskan bahwa saya bukanlah seorang SONE, karena jika SONE yg menulis artikel seperti ini maka artikelnya jelas akan timpang. Saya hanya seorang yg kagum dgn kisah perjuangan mereka. Apalagi setelah saya perhatikan bahwa para member SNSD kerap menangis di penghujung konser2 awal mereka. Fans yg menangis adalah sebuah hal yg biasa, namun jika artis-nya yg menangis, ini baru hal yg tidak biasa.. Namun tangisan para personil SNSD ini jelas sangat beralasan, tentunya dengan mengingat bahwa tidaklah mudah untuk mencapai kesuksesan hingga bisa menjadi sebuah Grup Vocal Wanita Nomor 1 di Asia. SNSD telah melewati sebuah jalan yang panjang, terjal dan berliku.

9 wanita tangguh ini telah menunjukan kepada kita semua tentang hasil dari sebuah perjuangan serta kerja keras yang sungguh luar biasa!

SNSD Fighting!!

we, SNSD, will always continue working hard as a response for all the love you have given us.. thank you! (Yuri | SNSD)

Akhirnya selesai juga rangkaian tulisan tentang SNSD yg cukup panjang ini. Mudah2an tulisan ini bisa berguna, bisa memberikan wawasan serta motivasi, dan yg terutama bisa menjadi sebuah bahan pembelajaran bagi kita semua :)

Catatan:

  • Tulisan ini merupakan lanjutan dari posting sebelumnya yaitu Belajar dari SNSD – Part 1 yg pada awalnya saya posting di forum Kaskus pada akhir 2011 namun ternyata dihapus saat Kaskus melakukan upgrade sistemnya. Untungnya yg Part 2 ini saat saya memposting tulisan ini ternyata masih dimuat di forum Kaskus yang bisa dilihat disini. Sengaja saya tuliskan kembali di weblog sendiri ini sekaligus melakukan beberapa update ringan dengan harapan ada gunanya bagi siapapun yg kebetulan nyasar ke weblog ini :)
  • Icon SNSD di awal tulisan diambil dari: http://helloworld409.deviantart.com/art/SNSD-icon-Friends-Forever-178078378
  • Semua gambar / foto pada tulisan ini saya ambil dari Internet lewat Google Images dan merupakan Copyright dari para pemiliknya masing2. Adapun watermark ditambahkan untuk menghindarkan plagiasi serta penyalahgunaan tulisan.

January 14th, 2013   |   Posted in Opinion, SNSD