Membersihkan Debu pada Laptop Untuk Mencegah Panas Berlebih (Overheat)

Beberapa laptop tipe lama di kantor yaitu Acer Aspire 4315 yang bermesinkan Intel Celeron M 530 (1.73 GHz) sering menunjukan gejala yang sangat mengganggu, yaitu sering restart secara tiba-tiba atau malah mati mendadak. Jika disentuh dengan tangan, laptop-laptop tersebut juga terasa panas pada bagian atas maupun bagian bawahnya. Dugaan sementara, ada kemungkinan gejala tersebut terjadi karena laptop mengalami panas yang berlebih atau overheat.

Sambil iseng, saya coba untuk mencari tau berapa suhu Processor-nya karena panas berlebih pada laptop umumnya disebabkan oleh Processor-nya. Software yang saya gunakan untuk memeriksa suhu tersebut adalah CoreTemp yang kebetulan bersifat freeware. Dan setelah dijalankan, ternyata suhu Processor memang tampak dahsyat yaitu sekitar 83 derajat (celcius) pada rentang suhu 68 – 92 derajat..!!

core-temp-01

Hal ini jelas sudah menunjukan bahwa Processor memang mengalami panas berlebih, padahal jika diamati secara fisik, Fan tampaknya masih bekerja dengan baik. Lantas, apa yang menyebabkan Overheat pada Processor tersebut? bisa saja panas diakibatkan oleh Processor yang sudah tidak berfungsi lagi sebagaimana mestinya, namun mengingat usia laptop yang sudah lumayan lama kecurigaan saya hanya tertuju pada satu hal, yaitu debu. Ada kemungkinan debu menghalangi udara hingga panas yang ditimbulkan tidak dapat dikeluarkan dari dalam laptop. Untuk memastikannya, maka laptop harus saya bongkar, namun sebelumnya, saya siapkan dulu beberapa tools yang mungkin dibutuhkan, yaitu seperangkat obeng, kuas untuk membersihkan debu, serta Thermal Paste untuk jaga-jaga seandainya Thermal Paste memang harus diganti juga.

debu-laptop-01

Setelah tools tersedia barulah laptop saya bongkar, dan kebetulan laptop Acer Aspire ini tampak ramah untuk urusan bongkar-pasang mengingat nyaris semua komponen di bawah laptop bisa di-akses hanya dengan membuka satu pelindung saja seperti tampak pada gambar berikut ini.

debu-laptop-02

Lalu setelah pelindung dibuka semua serta Processor dilepas dari dudukannya, terlihat jelas bahwa HSF (Heatsink & Fan) pada Processor berikut area disekitarnya memang tampak dipenuhi oleh debu seperti tampak pada gambar berikut ini.

debu-laptop-03

Dan berikut ini gambar HSF setelah saya lepaskan seutuhnya dari laptop. Selain debu, terlihat juga kondisi thermal paste yang sudah mengering dan jelas sudah tidak bisa menghantarkan panas dari Processor ke HSF dengan semestinya.

debu-laptop-04

debu-laptop-05

Kemudian dengan menggunakan kuas, saya bersihkan debu, baik debu pada Processor maupun debu yang menghalangi ventilasi pada badan laptop. Pokoknya semua debu yang terlihat harus dibersihkan. Dan karena saya tidak punya alat untuk menyemprotkan udara vacuum untuk membersihkan debu yang tidak terjangkau kuas, terpaksa saya harus meniup debu-debu tersebut dengan bantuan mulut :P

Selain debu, sisa-sisa Thermal Paste yang masih menempel juga dibersihkan dan diganti dengan Thermal Paste yang baru. Berikut ini penampakannya.

debu-laptop-06

debu-laptop-07

Setelah proses pembersihan ini selesai, saya pasang lagi semua komponen ke tempatnya semula dan menutup kembali laptop. Berikutnya saya jalankan kembali software CoreTemp. Dan hasilnya sungguh luar biasa, suhu Processor kini hanya sekitar 48 derajat saja pada rentang suhu 47 – 51 derajat :)

core-temp-02

Kondisi suhu ini jelas sangat jauh berbeda dibandingkan dengan kondisi awalnya, dan hasilnya? Tentu saja laptop kini dapat digunakan seperti biasa tanpa adanya gangguan restart maupun mati mendadak lagi :)

 

Beberapa Catatan Penting:

Jika Anda belum pernah / belum memiliki pengalaman untuk urusan bongkar pasang laptop, sebaiknya Anda tidak melakukannya sendiri, lebih baik minta bantuan ke rekan yang sudah terbiasa atau agar lebih aman bawalah ke Service Center resmi-nya saja :)

Tidak semua laptop “ramah” dalam urusan bongkar pasang. Sebagian besar laptop pada umumnya hanya bisa dibuka di bagian pelindung untuk RAM dan Hardisk saja, dan beberapa tipe laptop tertentu malah tidak dapat dibuka / dibongkar sama sekali, kecuali oleh teknisi khusus yang memang sudah berpengalaman.

Baca baik-baik buku manual yang menyertai laptop Anda, semua hal tentang laptop tersebut dimuat didalamnya, termasuk untuk urusan bongkar pasang ini. Contohnya seperti berikut ini, terlihat jelas panduan cara membongkar laptop disertai dengan gambar dan informasi yang jelas.

debu-laptop-08

 

Demikian tulisan yang singkat ini, dan mudah-mudahan ada gunanya bagi siapa saja yang kebetulan nyasar ke weblog ini :)

Leave a Reply