Menggunakan Perangkat Android Sebagai Kamera Pengintai (Spy Cam)

Afaik, perangkat Spy Cam atau Kamera Pengintai tampaknya mudah didapatkan saat ini, ada yang berbentuk kacamata, gantungan kunci, pemantik api, dan lain sebagainya. Jika enggan membeli perangkat Spy Cam tersebut, kita sebetulnya dapat memanfaatkan perangkat Smartphone Android kita untuk menjadi sebuah kamera pengintai, tentunya dengan bantuan app.

Banyak sekali app Spy Cam yang ada di Google Play, sayangnya rata-rata terlalu penuh dengan iklan dan sebagian malah tidak berfungsi dengan benar. Dan kebetulan dari sekian banyaknya app di Google Play tersebut, ada satu app yang sudah saya coba sejak lama dan berfungsi dengan baik tanpa ada kendala apapun. Nama app tersebut adalah Mobile Hidden Camera (MHC).

Entah ada masalah apa dengan Google, yang jelas saat tulisan ini saya buat, MHC ini tidak dapat ditemukan lagi di Google Play, padahal ratingnya tinggi dengan jutaan pengguna yang sudah pernah mendownloadnya. Tapi jangan khawatir, di situs resmi pembuatnya yaitu di http://mobilehiddencamera.com app ini masih dapat kita download versi trialnya.

Cara penggunaan MHC ini bisa dibilang sederhana namun bisa juga dibilang rumit, terutama jika kita ingin mencoba beragam fitur Stealth yang ditawarkannya. Dan sebagai panduan singkat, berikut ini cara penggunaan dasarnya.

Install MHC dari APK seperti biasa. Setelah instalasi selesai, jangan mencari icon MHC karena app ini akan membuatkan icon shortcut dengan nama lain yaitu Simple Notepad, maksudnya jelas agar tidak ada yang tau bahwa kita punya app pengintai di perangkat Android kita :P

image

Jalankan app seperti biasa. Jika muncul layar Tutorial, tap OKAY hingga interface utama MHC akan ditampilkan seperti gambar berikut ini. Dapat dilihat bahwa nama app-nya tetap Simple Notepad dan bukan Mobile Hidden Camera :)

image

Berikutnya adalah mengatur Settings. Ada banyak sekali opsi yang bisa kita atur di bagian Settings ini. Namun sebagai tahapan awal, ada beberapa opsi yang disarankan untuk diatur terlebih dahulu sebelum “ngoprek” opsi-opsi lainnya yang lebih rumit, yaitu opsi File Protection, Per-Camera Quality Settings, dan Shutter Sound Unlock.

image

Opsi File Protection terutama untuk mengatur dimana hasil tangkapan kamera akan disimpan. Secara default hasil tangkapan kamera ini akan disimpan di folder DCIM/mhc pada Internal Storage. Pastikan untuk mengaturnya ke storage yang masih cukup kosong, misalnya saja ke External Storage ataupun ke folder lainnya. Selain itu disini kita juga dapat mengatur apakah hasil tangkapan dapat dilihat lewat app Gallery atau tidak.

Opsi Per-Camera Quality Settings terutama mengatur opsi kamera pada perangkat Android kita, misalnya setelan Focus, Auto-Rotate, hingga resolusi foto maupun video hasil tangkapan. Versi terakhir dari MHC ini mampu melakukan Capture Video hingga resolusi 1920 x 1080, jika storage yang tersisa tidak terlalu banyak sebaiknya turunkan resolusi ini ke tingkat yang lebih rendah.

image

Opsi terakhir sebetulnya tidak terlalu penting, yaitu opsi Shutter Sound Unlock untuk mematikan bunyi notifikasi kamera saat kita akan mulai menangkap foto / video. Berhubung judulnya “pengintaian”, maka opsi ini sebaiknya memang dinyalakan :P

image

Sampai tahapan ini kita sudah mulai bisa menggunakan MHC ini dan melakukan pengintaian. Untuk menangkap foto tinggal tap pada icon Image dan untuk menangkap video tentunya tinggal tap pada icon Video. Setelah kita melakukan tap, proses penangkapan akan langsung dimulai dan layar perangkat Android akan langsung mati secara otomatis seolah-olah perangkat tersebut dalam keadaan dimatikan, padahal sebetulnya ada kegiatan “Recording” yang sedang berjalan.

Dan berikutnya tinggal tempatkan perangkat Android di tempat yang diinginkan, bisa diatas meja, dipegang tangan, atau mungkin didalam saku kemeja dan saku celana saat berjalan-jalan. Tidak akan ada seorangpun yang curiga karena layar perangkat berada dalam kondisi mati, begitupun lampu-lampu notifikasi tidak akan ada yang menyala.

image

Untuk menghentikan proses penangkapan foto / video, tinggal tap tombol Home atau bisa juga tombol Power, dan perangkat Android tidak akan menampilkan interface MHC, melainkan langsung menampilkan Home Screen seperti biasa, dan kita tinggal memeriksa hasil “pengintaian” ini di folder yang sudah kita atur sebelumnya :)

image

Catatan:

  • MHC ini app yang sifatnya BERBAYAR alias tidak gratis, jadi silahkan beli jika memang berminat. Harganya variatif dan disesuaikan dengan edisinya, mulai dari 4 USD hingga 40 USD. Silahkan kunjungi website resminya untuk info selengkapnya tentang harga dan edisi ini.
  • Dengan mengatur opsi-opsi lanjutan, saat proses “pengintaian” sedang berjalan, kita bahkan bisa menerima panggilan masuk, bermain games, chatting, buka Facebook, dan aktifitas lainnnya yang biasa dilakukan, tanpa ada yang menyadari bahwa kamera pada perangkat kita sedang melakukan proses perekaman ;)
  • Please gunakan app ini dengan benar dan bijak untuk keperluan yang positif, misalnya saja ingin membuat Vlog namun malu-malu atau gak pengen keliatan orang lain, atau ingin merekam kegiatan operasi lantas yang dirasa ilegal, dan lain sebagainya. Yang jelas jangan gunakan untuk hal-hal yang tidak benar atau merugikan orang lain ;)

Demiikian dan mudah-mudahan tulisan ini ada gunanya buat siapapun yang udah nyasar ke weblog ini ;)

Leave a Reply