Pengalaman Mengurus Paspor dengan Antrian Online


Pelayanan paspor (passport) di kantor imigrasi saat ini patut mendapat acungan jempol, terutama jika saya bandingkan dengan kondisi sebelumnya, dimana kantor imigrasi penuh dengan semrawutnya orang yang hilir mudik kesana kemari, ditambah dengan alur pelayanan yang tidak jelas, banyaknya calo bersliweran, dan lain sebagainya. Keputusan imigrasi untuk membuat nomor antrian berbasis online tampaknya memang sudah tepat dan juga menjadi salah satu faktor utama untuk membereskan sekaligus merapihkan layanan pengurusan paspor ini. Kantor imigrasi kini tampak rapih, bersih, dan pelayanannya lebih professional karena menyediakan kemudahan bagi semua orang.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

Saat saya mencoba untuk memperpanjang paspor saya yang sudah habis masa berlakunya di kantor imigrasi Bandung, keseluruhan proses di kantor imigrasi hanya menghabiskan waktu sekitar 15 – 20 menit saja, kemudian ditambah sekitar 10 menit di Bank untuk mengurus pembayaran, dan 3 hari kemudian paspor pun selesai :)

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

Nah, jika Anda ingin mengurus paspor seperti misalnya memperpanjang paspor ataupun membuat paspor baru, beberapa hal berikut ini mudah-mudahan bisa membantu Anda untuk mempermudah sekaligus mempercepat proses pengurusan paspor tersebut.

01. Jangan Mencoba Walk-In!

Proses pengurusan paspor tidak lagi melayani Walk-In alias datang langsung. Jadi percuma Anda datang langsung ke kantor imigrasi sepagi mungkin karena sesampainya disana Anda tetap tidak bisa mengurus paspor langsung di hari itu.

02. Membuat Account

  • Layanan paspor di kantor imigrasi saat ini sudah menggunakan antrian berbasis online, jadi seperti telah disebutkan sebelumnya, kantor imigrasi tidak lagi melayani pemohon yang walk-in.
  • Untuk mengambil nomor antrian online ini Anda harus membuat account terlebih dahulu. Ada 2 cara untuk membuat account ini. Cara yang pertama menggunakan aplikasi Antrian Paspor yang bisa di-download di Playstore, dan cara yang kedua melalui website resmi Imigrasi yaitu https://antrian.imigrasi.go.id/.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Siapkan NIK Anda karena saat membuat account akan ditanyakan informasi ini.
  • Siapkan juga Email Anda yang valid karena proses verifikasi account akan disampaikan lewat email.
  • Jika Anda ingin mengurus paspor untuk beberapa orang sekaligus, misalnya saja untuk seluruh anggota keluarga (contoh: istri dan anak), cukup salah satu saja yang membuat account, jadi tidak usah semuanya.
  • Setelah mendaftar, jangan langsung login karena ada proses verifikasi lewat email Anda. Email verifikasi ini umumnya akan langsung dikirimkan beberapa saat setelah Anda membuat account. Jika tidak ada, tunggulah hingga 1 atau 2 hari kedepan, atau periksa juga folder spam di email Anda karena email verifikasi ini biasanya nyasar masuk ke folder spam.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Setelah account berhasil diverifikasi, barulah Anda bisa login dan tentunya bisa mengambil nomor antrian secara online.

03. Mengambil Nomor Antrian Online

  • Sebelumnya siapkan NIK Anda termasuk NIK pemohon lainnya jika Anda hendak sekaligus mengurus paspor untuk beberapa orang karena Anda harus memasukan informasi NIK ini saat mengambil nomor antrian online.
  • Untuk mengambil nomor antrian online ini, Anda tinggal login ke aplikasi Android atau lewat website. Pada aplikasi Android, prosesnya secara garis besar sebagai berikut:
    • Pilih lokasi kantor imigrasi yang akan Anda datangi untuk pengurusan paspor ini.
    • Pilih tanggal serta waktu atau jam yang Anda inginkan.
    • Tentukan ada berapa orang yang akan mengurus paspor.
    • Masukan data tiap pemohon seperti Nama, NIK, serta Keterangan (Pribadi / Ayah / Ibu / Anak / Suami / Istri).
    • Pastikan bahwa permohonan antrian Anda sudah dimuat di halaman Jadwal.
    • Selesai.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Harap diperhatikan bahwa tiap account hanya bisa digunakan untuk mengambil antrian maksimum 5 orang (termasuk Anda). Jadi jika jumlah pemohon lebih dari 5 orang, maka Anda harus membuat 2 account yang berbeda.
  • Jika setelah memilih kantor imigrasi ternyata muncul keterangan kuota sudah penuh, cobalah kantor imigrasi lainnya yang berada dalam 1 kota atau mungkin di kota yang jaraknya relatif dekat dengan kota tempat Anda tinggal.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Kuota nomor antrian ini umumnya dibuka saat weekend (Sabtu / Minggu) mulai jam 5 sore. Rajin-rajinlah memeriksa kuota antrian saat weekend ini. Saya sendiri akhirnya berhasil mendapatkan kuota di hari Sabtu sekitar pukul 1 malam hari :D
  • Pantau juga account Instagram Ditjen Imigrasi di @ditjen_imigrasi. Lewat Instagram ini biasanya ada banyak informasi tentang pengurusan paspor termasuk informasi kapan kuota tersedia.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

04. Dokumen Asli

  • Dokumen ASLI yang WAJIB HARUS ADA untuk pengurusan paspor pribadi adalah E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, serta Paspor Lama jika Anda hendak memperpanjang paspor.
  • Jika Anda hendak mengurus paspor bagi anak Anda yang usianya masih dibawah 17 tahun dan belum memiliki E-KTP maka ada dokumen tambahan yang harus disiapkan juga yaitu Akta Kelahiran Anak, serta Buku Nikah Suami/Istri.

05. Salinan Dokumen (Fotocopy)

  • Semua dokumen tersebut harus disalin juga alias di-fotocopy. Yang harus diperhatikan adalah semua hasil fotocopy harus berukuran A4 dan JANGAN DIPOTONG!. Misalnya untuk E-KTP yang berukuran kecil, setelah di-fotocopy JANGAN DIPOTONG tapi biarkan saja tetap dalam ukuran A4, demikian juga dengan dokumen-dokumen lainnya.
  • Untuk dokumen yang terdiri dari beberapa halaman seperti misalnya Paspor atau Buku Nikah, hasil fotocopy dalam 1 lembar A4 bisa memuat beberapa halaman jika cukup. Ilustrasinya seperti berikut ini.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

06. Meterai

  • Formulir pengurusan paspor yang harus Anda tanda-tangani membutuhkan meterai, dan kantor imigrasi tidak menyediakan meterai ini, jadi Anda harus membawanya sendiri.
  • Untuk yang sudah memiliki E-KTP dibutuhkan 1 buah meterai, sedangkan bagi anak atau pemohon dibawah 17 tahun yang belum memiliki E-KTP dibutuhkan 2 buah meterai.
  • Sebagai contoh, jika yang mengurus paspor 3 orang yaitu Suami, Istri, dan 1 orang anak maka dibutuhkan 4 meterai. 1 meterai untuk suami, 1 meterai untuk istri, dan 2 meterai untuk 1 anak.

07. Alat Tulis

  • Untuk kemudahan dalam mengisi formulir sangat disarankan Anda membawa pulpen sendiri daripada harus menunggu giliran pulpen dengan orang lain. Pulpen harus berwarna HITAM dan merupakan pulpen tinta biasa (bukan gel atau rollerball pen).
  • Lem juga sebaiknya Anda bawa untuk mempermudah saat menempelkan materai ke formulir pengurusan paspor.

08. Gunakan Pakaian Rapih

  • Gunakanlah pakaian yang rapih dan sopan saat hendak mengurus paspor. Jangan menggunakan kaos oblong, celana pendek, atau sendal jepit karena Anda tidak akan diperkenankan masuk ke kantor imigrasi.
  • Baju atasan bisa memakai kaos berkerah (Polo Shirt) namun lebih disarankan menggunakan kemeja agar terlihat lebih rapih.
  • Untuk warna baju atasan, jangan memakai baju atasan yang berwarna putih atau warna muda karena latar belakang saat pengambilan foto paspor berwarna putih. Gunakanlah baju atasan yang berwarna gelap atau bercorak.

09. Datang Lebih Awal

  • Saat Anda mengambil nomor antrian online, selain tanggal kedatangan juga ada keterangan jam atau waktu kedatangan. Misalnya jam 08.00 – 09.00. Perhatikan baik-baik jam kedatangan ini. Jika Anda datang setelah rentang waktu tersebut maka nomor antrian Anda akan hangus hingga Anda harus mengambil nomor antrian kembali untuk tanggal berikutnya.
  • Jadi daripada nomor antrian Anda hangus, usahakanlah datang lebih awal sekitar 30 menit atau 1 jam sebelumnya. Untuk di kota Bandung, kantor imigrasi umumnya sudah dibuka mulai pukul 07.30.

10. Proses Pengurusan Paspor

Setelah semuanya siap, tiba saatnya untuk pengurusan paspor. Bawalah semua DOKUMEN ASLI serta SALINANNYA, PULPEN HITAM, serta METERAI sesuai jumlah yang Anda butuhkan. Dan jangan lupa untuk menggunakan pakaian yang sesuai dan datang lebih awal. Berikut ini garis besar alur pengurusan paspor standar di kantor imigrasi.

  • Datang ke meja yang umumnya berada paling depan lalu perlihatkan nomor antrian di perangkat Android Anda ke petugas di meja tersebut.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Petugas akan memeriksa nomor antrian Anda dan kemudian akan meminta Anda untuk menyerahkan dokumen asli maupun salinannya sesuai yang dibutuhkan.
  • Petugas kemudian akan memeriksa semua dokumen Anda, jika sudah sesuai berikutnya petugas akan memberikan beberapa formulir yang harus Anda isi.
  • Isi formulir di Meja Formulir dengan data yang benar dan sesuai. Di Meja Formulir ini ada contoh formulir yang sudah diisi untuk membantu Anda saat mengisi formulir ini. Jangan lupa untuk memeriksa ulang formulir dengan teliti terutama di bagian nama serta tanggal lahir. Tempelkan meterai lalu tanda-tangani. Jika ada bagian isian formulir yang tidak dimengerti jangan segan untuk menanyakannya langsung ke petugas.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Setelah pengisian formulir selesai, serahkan kembali ke petugas dan Anda akan diberikan nomor antrian.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Tunggu panggilan sesuai nomor lalu datangi meja yang sesuai nomor antrian Anda.

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

  • Berikutnya petugas akan memeriksa kembali data Anda, wawancara singkat, dan foto.
  • Selesai foto, petugas akan menyerahkan dokumen pembayaran serta pengambilan paspor.
  • Sampai disini urusan Anda di kantor imigrasi selesai. Anda bisa meninggalkan kantor imigrasi tersebut dan kemudian tinggal melakukan pembayaran di Bank terdekat.
  • Selesai pembayaran, tunggu sekitar 3 hari dan kembali ke kantor imigrasi untuk mengambil paspor Anda :)

Penutup

Tulisan ini merupakan pengalaman saya sendiri saat mengurus perpanjangan paspor di Kantor Imigrasi, Unit Layanan Paspor I Bandung awal Juli 2018. Mudah-mudahan ada gunanya buat siapapun yang sudah nyasar ke weblog ini :)

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

Pengalaman Mengurus Paspor di Kantor Imigrasi

Be the first to comment

Leave a Reply