Yamaha Aerox 155 VVA


Saya bukan penggemar kendaraan atau otomotif, karena bagi saya kendaraan itu, baik roda 2 maupun roda 4, yang penting ada, masih bisa jalan, maka urusan selesai. Jadi gak pernah kepikiran untuk gonta-ganti kendaraan selama yang ada sekarang masih layak pakai. Namun tahun lalu, berawal dari tidak sengaja lihat di jalan, secara mendadak saya langsung jatuh cinta dengan 1 tipe motor yang menurut saya bentuknya beda dari yang lain yaitu Aerox buatan Yamaha, atau nama lengkapnya Yamaha Aerox 155 VVA. Kenapa bisa langsung jatuh cinta? yang jelas bukan karena fiturnya, spesifikasinya, apalagi performancenya, namun dari hal-hal berikut ini:

  • Bentuk motor yang besar, gahar, dan bener-bener keliatan motor pria walaupun matic.
  • Ban-nya yang berukuran besar (lebar) sehingga setimbang dengan badan motor. Tentang ban ini, sebetulnya saya pernah juga tertarik dengan Vario 150, namun saat dilihat dari samping, menurut saya sih ban-nya tampak kekecilan dibandingkan dengan badan motornya, atau dengan kata lain kurang proporsional.. sorry Honda :)
  • Dual Shockbreaker. Saat motor matic mulai tren, ada satu hal dari sisi penempatan Shock yang menurut saya kurang enak dipandang, yaitu penempatan Shock yang hanya ada di salah satu sisi saja, jadi ngeliatnya agak-agak gimana gitu :D Nah, pada Aerox ini, Shocknya ada 2, jadi tampak serasi dan tentunya membuat bentuk motor secara keseluruhan menjadi lebih macho lagi :)
  • Bagasi yang super legaaaa. Yup, bagasi Aerox ini gede banget, bisa nampung segala macam barang.

Singkat cerita alias tanpa pikir panjang lagi saya langsung berkunjung ke beberapa Dealer Yamaha untuk nanya-nanya dan jika memungkinkan langsung beli saja sekalian :P Di dealer-dealer tersebut baru tahu bahwa ada 3 tipe Aerox saat itu yaitu tipe Standar, tipe R, dan tipe S. Ketiganya secara sekilas sama hanya beda dari sisi warna dan kelengkapan fitur saja. Tipe R bagus karena Shocknya pake tabung, tapi saya gak suka warnanya. Tipe S fitur utamanya Keyless alias pake remote, sayang saya gak suka karena masih agak was-was jika kendaraan roda 2 tanpa anak kunci fisik. Akhirnya saya memutuskan untuk memilih tipe standar saja yang warna merah.

Untuk urusan pembelian, di tiap-tiap dealer sudah pasti sales selalu menggiring pembeli untuk membeli secara kredit dan secara tidak langsung mereka menolak Cash. Untunglah di salah satu dealer akhirnya boleh juga membeli secara Cash walaupun sebelumnya harus bersitegang dulu beberapa saat :D. Dan gak perlu nunggu lama, motor pun datang malam harinya.

Kebetulan dari sejak jaman sekolah dulu, saya paling gak suka dengan variasi stiker pada kendaraan. Jadi hal pertama yang saya lakukan pada Aerox ini adalah mencopoti semua stikernya. Kemudian memasang emblem perak biar disangka Aerox tipe S :P Berikutnya shock juga diganti dengan shock yang ada tabungnya biar lebih ganteng, ganti cover radiator, ganti windshield, serta beberapa variasi iseng lainnya. Thanks to Tokopedia :)

Dan di bulan Februari tahun 2019 ini, tidak terasa Aerox ini sudah berumur 1 tahun. Kesan selama 1 tahun ini Alhamdulillah tidak ada kendala apapun, mungkin karena jarang dipakai juga ya :P.

Kilometer 1000 baru tercapai di bulan ke-3.

Dan kilometer 2000 baru tercapai di bulan ke-7 :D

Sedikit mengulas tentang bagasi Aerox, berikut ini beberapa foto kenapa saya bilang bagasi Aerox ini super legaaaa.

Saya bisa bawa dua dus kue besar didalam bagasinya.

Atau membawa beberapa modul training yang tebal-tebal.

Bahkan muat untuk menampung barang-barang belanjaaan ;)

Yang lucu, sampai sekarang saya benar-benar tidak tau spesifikasi lengkap dari Aerox ini karena memang awalnya suka dengan motor ini hanya dari bentuknya saja tanpa mempedulikan hal-hal lainnya lagi. Gak peduli berapa CC-nya, berapa Top Speednya, bagaimana konsumsi bensinnya, dlsb… pokoknya motor ini keliatan gahar dilihat dari sisi manapun dan cukup itu saja yang membuat saya tertarik :D

Di tahun 2019 ini tampaknya Yamaha merilis beberapa variasi warna yang lain untuk Aerox ini, namun dari sisi kelengkapan fitur rasanya masih sama-sama saja.

Demikian tulisan singkat ini dan mungkin ini satu-satunya tulisan tentang otomotif di weblog ini yang sama sekali tidak berhubungan dengan IT ataupun komputer :D

Tautan: https://www.yamaha-motor.co.id/product/aerox-155vva

Be the first to comment

Leave a Reply