Pengantar Kalkulasi Data dengan DAX pada Power Pivot Excel

DAX atau Data Analysis Expressions adalah sekumpulan fungsi, operator, dan konstanta yang dapat digabungkan dalam suatu rumus atau ekspresi. Secara garis besar DAX ini hampir sama dengan formula dan fungsi pada Excel. DAX dapat diterapkan pada Data Model di Power Pivot Excel, Microsoft Power BI, dan juga pada SQL Server Reporting Services (SSRS).

Kegunaan utama DAX adalah untuk menghitung dan mengembalikan satu atau beberapa nilai pada Data Model, serta untuk membuat informasi baru dari data yang ada dalam Data Model tanpa merubah sumber datanya.

Penulisan formula DAX mengacu pada nama tabel dan nama kolom datanya (Field):

’Nama Tabel’[Nama Kolom]

Sebagai contoh, misalkan saja pada tabel Penjualan, terdapat dua kolom data, yaitu kolom Kuantiti dan kolom Harga. Maka untuk mendapatkan nilai Total Harga, formula DAX-nya adalah:

Total Harga = ‘Penjualan'[Kuantiti] * ‘Penjualan'[Harga]

Seperti halnya aplikasi Excel, dalam penulisan DAX ini kita dapat menggunakan fitur Intellisense untuk mempermudah penulisan formula DAX-nya.

Pada Power Pivot Excel, DAX dibedakan terutama berdasarkan penempatan hasil kalkulasinya, yaitu:

Calculated Column:

  • Kalkulasi data pada tiap baris yang sifatnya statis (semua baris menggunakan kalkulasi yang sama).
  • Hasil kalkulasi ditempatkan pada kolom baru.

Calculated Field (Measure):

  • Digunakan untuk membuat nilai tunggal yang bisa digunakan
    untuk kalkulasi data lainnya.
  • Hasil kalkulasi ditempatkan pada Calculation Area.

Contoh penggunaan dan penerapan DAX ini pada Power Pivot Excel, bisa dilihat pada video tutorial di Channel Youtube saya berikut ini. Video tutorialnya saya bagi menjadi 2 bagian dengan harapan agar lebih mudah untuk dipahami. Mudah-mudahan bermanfaat :)

Leave a Reply